"Perkara dia memilih si A, saya memilih B, tidak ada masalah, kan ini semangatnya persatuan,” tegas Paloh.
Untuk merawat persatuan saat hajatan Pilpres 2024 dimulai, Paloh mengaku ingin mempersatukan pemikiran semua parpol yang ikut dalam pentas Pilpres kali ini.
Termasuk merangkul beberapa nama kandidat yang saat ini berada di luar partai politik seperti Anies Baswedan yang selama dikabarkan sudah mulai dilirik NasDem. Namun kata dia, untuk merangkul nama-nama di luar Parpol jelas tergantung situasi dan kondisi.
“Tergantung. Anies mau kalau kita Nggak mau gimana? Saya tidak mengambil posisi yes or no dalam pengertian untuk menyatukan kebersamaan kita, tapi prinsip prinsip idealistik mana yang lazim dengan pemikiran bahasa hati dan akal sehat itu harus tetap terjaga,” tandasnya.
Sumber: populis.id
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?