"Rumor muncul saat hubungan Presiden Jokowi dengan PDIP dinilai sedang memanas. Jokowi bahkan dinilai tengah mendapat serangan dari elite PDIP," kata Jamiluddin.
Jamiluddin menambahkan, dalam situasi politik yang kian memanas ini, wajar muncul rumor pergantian kepala BIN. Namun, dia memprediksi Jokowi tidak akan sampai mengganti posisi Budi Gunawan.
"Jadi, pergantian BG tampaknya hanya sebatas rumor belaka. Sebab, tidak ada dasar yang cukup untuk mengganti BG. Kinerja BG selama ini cukup baik," ujar Jamiluddin.
Jamiluddin menilai pergantian BG sekarang ini justru akan membuat hubungan Jokowi-PDIP akan semakin renggang.
"Hal itu pastinya tidak akan diinginkan Jokowi. Sebab, kalau Jokowi mengganti BG sama saja mengajak PDIP untuk berperang semakin terbuka," demikian Jamiluddin.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?