Saat kemudian NasDem memilih masuk ke dalam barisan yang bertentangan dengan pemerintahan saat ini, Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut bahwa NasDem mendapat tantangan yang besar. "Karena ada pemegang status quo yang tidak ingin perubahan. Itulah sebabnya muncul tantangan yang amat besar," paparnya.
"Sementara perubahan yang ingin didorong bukan pergantian orangnya, perubahan paradigmanya. Perubahan cara kita mengelola negeri ini, cara kita memandang pembagian sumber daya di negeri ini. Karena kita ingin sekali bapak ibu sekalian bahwa setiap kita bisa menjadi tuan rumah di negeri kita sendiri. Itu yang kita mau," tandas Anies.
Sumber: jawapos.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?