POLHUKAM.ID - Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Gatot Nurmantyo menyatakan seluruh Presidium KAMI, yakni dirinya, Din Syamsuddin, dan Rochmat Wahab, tidak akan memberikan dukungan kepada salah satu capres di 2024. Hal itu, kata Gatot, dilakukan untuk menjaga tujuan KAMI, yaitu menyelamatkan Indonesia.
"Berdasarkan jati diri KAMI yang ke-10 dan atas persetujuan seluruh presidium KAMI, maka sejak hari ini tanggal 24 November 2023 presidium KAMI, yaitu Profesor Din Syamsudin, Prof Rochmat Wahab, dan saya sendiri Gatot Nurmantyo, tidak berpihak dalam kontestan mendukung pilpres maupun pemilu," kata Gatot di Sekretariat KAMI di Jalan Dr. Kusumaatmadja No 76, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (24/11).
Ia menyebut bagi aktivis KAMI yang memberikan dukungan di pilpres bahkan menjadi timses salah satu paslon akan dinonaktifkan dari KAMI.
"Dan bagi semua aktivis kami yang ikut aktif dalam dukung mendukung pilpres dan pemilu sejak hari ini dinonaktifkan sehingga kalau mereka berbicara bukan lagi atas nama KAMI," tutur dia.
Artikel Terkait
Puan Maharani Bongkar Masalah Utang Whoosh: DPR Akan Usut Tuntas!
Prof Henri Balik Badan Bongkar Rekayasa Gibran Cawapres: Saya Kecewa dengan Jokowi!
Misteri Dewa Luhut di Balik Proyek Whoosh: Rahasia yang Baru Terungkap
Fakta Mengejutkan di Balik Proyek Whoosh: Dugaan Markup Rp 60 Triliun dan Potensi Kerugian Negara