"Sebenarnya bagi kontestan pilpres, isu perubahan dan perbaikan itu layak jual dan menarik bagi pemilih kelas bawah. Sehingga kita paham, kenapa Ganjar dan Mahfud memainkan isu soal kelemahan yang terjadi sekarang," kata Pangi.
Pangi mengatakan, dengan menyampaikan kelemahan-kelemahan pemerintah, Ganjar-Mahfud seperti sedang menyodorkan obat penawar bagi masyarakat lewat program dan visi misi yang akan dilakukan untuk perbaikan.
Namun, Pangi memandang, isu-isu tersebut justru menjadi makanan empuk bagi kalangan elite politik yang berpotensi menjadi bumerang buat Ganjar-Mahfud.
"Isu (buka kelemahan pemerintah) ini tetap elite bukan isu grassroot," demikian Pangi
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Jokowi Dikritik Pedas: Wacana 2 Periode Prabowo-Gibran Dinilai Terlalu Ambisius!
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai
Jokowi vs Politisi Lain: Siapa Ahli Pencitraan Terhebat Menurut Mantan Harimau Jokowi?
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran