POLHUKAM.ID - Pernyataan mantan Ketua KPK Agus Rahardjo yang mengaku mendapat tekanan dari Presiden Joko Widodo agar menghentikan kasus KTP-el membuat geger masyarakat Indonesia akhir-akhir ini.
Benar atau tidaknya peristiwa tersebut, Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Gde Siriana menilai hal ini akan pengaruhi tingkat kepuasan Jokowi di sisa masa kepemimpinannya.
"Dalam politik yang dilihat adalah dampaknya pada opini publik. Lebih percaya mana publik, kepada yang mengungkapkan atau yang membantah. Trust publik pada isu ini nanti mempengaruhi tingkat kepuasan pada Presiden Jokowi. Kebuka sekarang sebagian borok-boroknya," kata Gde Siriana kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (2/12).
Parahnya, bila tidak segera diluruskan isu ini akan mempengaruhi kontestan yang akan berlaga dalam Pilpres 2024, terutama lingkaran Jokowi.
Artikel Terkait
Zulhas Gagal? Harga Minyakita Tembus Rp23.000, Ini Bukti Karut-marut Tata Niaga Pangan!
Harga Minyakita Melambung di Atas HET, Pengamat: Ini Bukti Kegagalan Zulhas Sebagai Menko Pangan
Seskab Teddy Bungkam saat Dihujat Amien Rais? Ternyata Ini Alasannya yang Mengejutkan!
Viral! Dandim Ternate Bongkar Alasan di Balik Pembubaran Nobar Film Pesta Babi – Ternyata Demi Ini