"Dari sisi lingkungan hidup dirugikan karena pohon-pohon di hutan sudah ditebang. Lau anggaran yang seharusnya bisa mendukung para petani mendapat subsidi pupuk ternyata tak termanfaatkan sebagaimana mestinya," kritik Lusyani dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/12).
Lusyani mengamini, saat ini kondisi masyarakat sedang dihadapkan dengan ancaman krisis pangan. Kondisi ini diperburuk dengan banyaknya masyarakat belum mendapatkan pekerjaan.
Namun untuk mengatasi masalah tersebut, kebijakan food estate bukan solusi yang tepat.
"Menurut hemat saya, sebaiknya proyek food estate bisa dialihkan langsung ke petani Indonesia. Artinya jadikan proyek seperti itu berbasiskan pada kepentingan petani," pungkas anam buah Surya Paloh ini
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?