"Kemudian melalui gaspol, gerak cepat itu dijawab dengan sangat baik oleh seluruh tim pemenangan Pak Ganjar-Prof Mahfud MD," sambungnya.
Dengan safari politik demikian itu, kata Hasto, antusiasme dari masyarakat yang menginginkan pemimpin bersih, merakyat, bergerak cepat, itu terjawab oleh paslon nomor urut 3 Ganjar-Mahfud.
Menurut Sekjen DPP PDIP itu, akselerasi gerakan turun ke bawah menyapa rakyat tidak bisa dilakukan oleh capres nomor urut 2, Prabowo Subianto.
“Yang ditangkap oleh rakyat tentang Pak Ganjar dan Prof Mahfud MD adalah kemampuan akselerasinya, kemampuan untuk turun ke bawah, kemampuan untuk blusukan. Dan ini tidak bisa dilakukan oleh Pak Prabowo,” pungkas Hasto.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang
Ketua HMI Jabar Diteror Usai Ungkap Video Andrie Yunus: Siapa Dalangnya?