Dalam kesempatan itu Prabowo menyatakan kesiapannya menerima penugasan dari rakyat. Ia siap berbakti kepada bangsa dan negara. Sejak muda, dirinya sudah mewakafkan hidupnya untuk Indonesia.
“Dari sejak muda, istilahnya waktu itu kita sudah teken untuk siap mati untuk republik ini. Saya lahir di saat Indonesia baru merdeka. Masih sangat sulit kehidupan kita. Penjajah yang telah menjajah kita ratusan tahun tidak rela meninggalkan Nusantara ini," kata Prabowo.
"Mereka meninggalkan bom-bom waktu di mana-mana. Mereka meninggalkan pemberontakan-pemberontakan yang mereka biayai. Mereka tidak rela meninggalkan Indonesia, karena Indonesia sangat kaya,” sambungnya.
Prabowo menegaskan, semua pemimpin bangsa punya niat yang baik bagi negara ini. Untuk itu, ia mengajak semua pihak menghormati para pemimpin yang sudah bekerja dan berkorban bagi kelangsungan hidup bangsa ini.
“Kami bertekad untuk melanjutkan segala yang sudah dibangun para pendahulu kita, khususnya pondasi yang kuat yang sudah dibangun oleh Presiden Joko Widodo,” tegas Prabowo
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?