"Sudah diancam mau diam atau mati? Apakah kita membiarkan ancaman ini?" kata dia.
Hasto menambahkan bahwa pendukung Ganjar-Mahfud siap untuk mendampingi pihak-pihak yang diintimidasi.
Menurutnya, pendukung Ganjar-Mahfud akan memberi pendampingan hukum untuk melawan pihak-pihak yang melakukan intimidasi.
"Kepala desa diintimidasi, pengusaha diintimidasi agar tidak membantu Pak Ganjar dan Prof Mahfud MD, kita tak perlu takut karena kita mampu menggalang kekuatan gotong royong rakyat," Hasto menuturkan.
Baca Juga: Ganjar Yakin Dapat Ungguli Gibran di Solo Saat Pilpres 2024, Ini Kata Ganjar
Lebih lanjut Hasto juga menyinggung perihal video capres nomor urut dua Prabowo Subianto yang menarik jaket Menteri Investasi Indonesia Bahlil Lahadalia banyak dihapus dari media sosial.
Hasto menilai sikap Prabowo menarik jaket Bahlil menunjukkan eks Danjen Kopassus itu tak mirip dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: pilihanindonesia.com
Artikel Terkait
Prabowo Buka Suara ke Tokoh Kritis: Kedaulatan Negara Terancam Oligarki!
Prabowo 2029 Tanpa Gibran? Analisis Mengejutkan Soal Strategi Gerindra
Jokowi Dikritik Pedas: Wacana 2 Periode Prabowo-Gibran Dinilai Terlalu Ambisius!
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai