"Saya katakan, silakan pilih dengan cerdas menurut hati nurani," ungkapnya.
Suharyo mengimbau agar jemaatnya memilih dengan mempertimbangkan segala aspek dan bisa menerima pemimpin baru yang telah terpilih dengan lapang dada.
"Karena sudah diumumkan lembaga resmi berwenang kita juga mesti menjaga persatuan, tetap damai, karena ciri yang sangat istimewa dari bangsa kita adalah persatuan," ujar Kardinal Suharyo.
Baca Juga: Kapolda Sumsel Lakukan Penandatangan Kerjasama dengan KPU, Jamin Keamanan Selama Pemilu 2024
Ia berharap para jemaatnya dapat mengawasi pemerintahan di masa depan daripada terpecah belah karena pemimpin pilihannya gagal.
Untuk diketahui, pemungutan suara Pemilu 2024 akan dilaksanakan pada Rabu, 14 Februari 2024 dan dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: paradapos.com
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?