polhukam.id- Pengamat politik Adi Prayitno menyebutkan, ketidakhadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PDIP ke-51 pada tanggal 10 Januari 2024 menunjukkan hubungan PDIP dan Jokowi sudah talak tiga.
Menurut Adi Prayitno, ketidakhadiran Jokowi menunjukkan bahwa hubungannya dengan PDIP sudah tidak ada apa-apa lagi.
Demikian pula, bagi PDIP Jokowi juga bukan siapa-siapa lagi bagi mereka.
Karena itu, ketidakhadiran Jokowi di HUT PDIP tidak anggap sesuatu yang harus dipermasalahkan.
Sebagaimana diketahui, Presiden Jokowi dikabarkan akan mengadakan kunjungan ke Filipina pada tanggal 10 Januari 2024.
Padahal, PDIP akan merayakan HUT-nya pada tanggal 10 Januari 2024.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?