Masyarakat disebutnya sudah bosan dengan narasi perpecahan dan provokasi. Padahal, mereka mendambakan persatuan, agar energi bangsa bisa dicurahkan untuk pikiran dan kerja nyata memajukan Indonesia.
"Inilah semangat yang mendasari bersatunya Partai Amanat Nasional, Partai Golkar, dan Partai Persatuan Pembangunan dalam Koalisi Indonesia Bersatu ini," ujar Zulkifli.
Politik semestinya menjadi jalan untuk mencapai kemaslahatan bersama dan mewujudkan cita-cita kita berbangsa. Sesuai dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945,, serta tidak mengkotak-kotakkan antara kawan dan lawan.
"Semangat besarnya adalah menghindari polarisasi dan perpecahan, seraya membuka pintu selebar-lebarnya, menggelar karpet biru, kuning, dan hijau untuk siapapun putera-puteri terbaik bangsa yang ingin mengabdi kepada negaranya," ujar Wakil Ketua MPR itu.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Mulyono KPP Banjarmasin Ditahan KPK, Warganet Soraki: Sekarang Giliran Mulyono dari Solo!
Juda Agung Resmi Jadi Wamenkeu: Kekayaan Rp56 M, Tukar Guling dengan BI, dan Kisah Unik dari IPB ke IMF
Retno Marsudi Dipanggil Prabowo ke Istana, Warganet: Kangen Menlu yang Berintegritas dan Cerdas!
Roy Suryo Beberkan Bukti Kertas & Gelar Profesor yang Bikin Kasus Ijazah Jokowi Makin Panas