Masyarakat disebutnya sudah bosan dengan narasi perpecahan dan provokasi. Padahal, mereka mendambakan persatuan, agar energi bangsa bisa dicurahkan untuk pikiran dan kerja nyata memajukan Indonesia.
"Inilah semangat yang mendasari bersatunya Partai Amanat Nasional, Partai Golkar, dan Partai Persatuan Pembangunan dalam Koalisi Indonesia Bersatu ini," ujar Zulkifli.
Politik semestinya menjadi jalan untuk mencapai kemaslahatan bersama dan mewujudkan cita-cita kita berbangsa. Sesuai dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945,, serta tidak mengkotak-kotakkan antara kawan dan lawan.
"Semangat besarnya adalah menghindari polarisasi dan perpecahan, seraya membuka pintu selebar-lebarnya, menggelar karpet biru, kuning, dan hijau untuk siapapun putera-puteri terbaik bangsa yang ingin mengabdi kepada negaranya," ujar Wakil Ketua MPR itu.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Ketua HMI Jabar Diteror Usai Ungkap Video Andrie Yunus: Siapa Dalangnya?
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?