"Waktu itu yang mendukung saya adalah anak-anak muda dari Gerindra. Mereka menyampaikan keinginan dari presiden Joko Widodo. Akhirnya saya ambil keputusan saya bergabung. Apa yang sampaikan adalah suatu contoh yang baik. Rival, bersaing, kontestasi yang keras tapi tidak sakit hati. Beliau mengikuti ajaran nenek moyang kita 'menang tanpo ngasorake' (menang tanpa menyakiti)," kata Prabowo Subianto.
Atas dasar ini, kata Prabowo Subianto, ia siap menjadi pembela, pengayom, pelindung dan terus memperjuangkan hak-hak dan kehidupan seluruh rakyat Indonesia, termasuk mereka-mereka yang tidak memilih dirinya, mereka yang mungkin masih tidak percaya dengannya.
Baca Juga: SBY Sebut Prabowo Subianto Putra Terbaik Bangsa: Mampu Buat Indonesia Sejahtera dan Maju
"Tetap saya akan terus bekerja untuk seluruh rakyat Indonesia. Kita yakin, kita percaya dan kita paham bahwa negara kita sangat kaya. Saya sudah mengumpulkan para pakar terdiri dari orang-orang pintar di Indonesia, tugas kita adalah menjaga kekayaan itu, mengelola kekayaan itu supaya bisa dinikmati seluruh rakyat Indonesia," kata Prabowo Subianto.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: adatah.com
Artikel Terkait
Jokowi Dikritik Pedas: Wacana 2 Periode Prabowo-Gibran Dinilai Terlalu Ambisius!
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai
Jokowi vs Politisi Lain: Siapa Ahli Pencitraan Terhebat Menurut Mantan Harimau Jokowi?
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran