Kabar lainnya juga menyebut ada sebuah transaksi, di mana jika suara Ganjar tidak menyentuh 20 persen dari seluruh jumlah pemilih yang sah, ia dituntut investor untuk mengembalikan dana kampanye sedikitnya 50 persen.
Karena hal ini, Ganjar diduga terus melancarkan isu dan narasi kecurangan pemilu. Bahkan Eks Gubernur Jawa Tengah ini sempat melobi anggota DPR, namun sejumlah kader PDIP enggan menanggapi. Hal ini dilakukan Ganjar, tak lain bertujuan untuk menghindari utang kampanye.
Sumber: inilah
Artikel Terkait
Ade Armando Resmi Mundur dari PSI demi Jaga Partai dari Polemik Jusuf Kalla
Teddy Indra Wijaya: Dari Ajudan Jokowi ke Seskab Rasa Perdana Menteri – Naik Tak Wajar atau Buah Kepercayaan?
Gatot Nurmantyo Bongkar Alasan Dipecat Jokowi dari Panglima TNI: Saya Ditendang karena Tidak Nurut
Qodari Resmi Jabat Kepala Bakom: Gaya Komunikasi Pemerintah Berubah Total Jadi Lebih Agresif dan Siap Perang Narasi