Savic Ali menegaskan, NU memiliki prioritas yang berbeda dengan partai politik.
"Tetapi NU organisasi sosial 'menjaga jarak dalam politik', karena NU punya prioritas tersendiri yang berbeda dari parpol," kata Savic dalam diskusi "Peran Organisasi Kemasyarakatan Dalam Menjaga Demokrasi" di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Senin (6/6/2022).
Savic mengakui NU memang memiliki kans yang besar untuk menyukseskan pemilu dan medium mencapai demokrasi, namun banyak tantangan yang harus dilewati.
"Kalau generasi muda di era sosial media jauh lebih aware. Terkait itu walaupun skeptis terhadap politik juga kita akui lumayan," ucapnya.
Meski begitu, dia tak menampik warga NU banyak yang terlibat dalam konteks hubungan sosial politik Indonesia. Bahkan, kata Savic, banyak warga NU yang menjadi politisi hingga pejabat negara.
Artikel Terkait
Gibran di Pilpres 2029: Beban atau Aset? Analisis Mengejutkan Soal Risiko Prabowo
Rahasia 4,5 Jam Prabowo dengan 5 Raja Bisnis Indonesia: Apa yang Dibahas di Balik Pintu Tertutup?
Amien Rais Bongkar Keresahan Jokowi: Bisakah Gibran & PSI Menang Pilpres 2029?
Amien Rais Bongkar Penyebab Kesehatan Jokowi Drop Drastis Pasca Lengser, Ini Faktanya!