Menurut dia, KPU saat ini sudah tidak layak untuk menggelar tahapan Pilkada Serentak 2024. Hal itu ia sampaikan dalam akun X pribadinya @mohmahfudmd pada Minggu (7/7/2024). “Secara umum KPU kini tak layak menjadi penyelenggara pilkada yang sangat penting bagi masa depan Indonesia,” tulis Mahfud dilihat Inilah.com, Senin (8/7/2024).
Mahfud merasa miris melihat kelakuan pimpinan KPU yang memanfaatkan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi. Ia mendesak ada langkah nyata dari pemerintah dalam mereformasi KPU, karena di matanya tidak ada satupun komisioner yang pantas untuk dipercaya.
“Setiap komisioner KPU sekarang memakai 3 mobil dinas yang mewah, ada juga penyewaan jet (untuk alasan dinas) yang berlebihan, juga fasilitas lain jika ke daerah yang (maaf) asusila. DPR dan Pemerintah perlu bertindak, tidak diam,” tuturnya.
Ia menyarankan perlu adanya pergantian seluruh komisioner KPU tanpa menunda gelaran Pilkada mendatang. “Juga tanpa harus membatalkan hasil pemilu yang sudah selesai diputus atau dikonfirmasi oleh MK soal Pilpres dan Pilleg 2024 sebagai hasil kerja KPU sekarang sudak selesai, sah, dan mengikat,” ujar Mahfud.
Sumber: inilah
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang