“Dia berangkat ke sana (Israel) tidak ada urusan pekerjaan dengan Pemkab Kudus atau yang lainnya, tapi saya tetap akan minta klarifikasi secara pribadi,” tegasnya.
Hasan menegaskan, langkah yang dilakukan Munawir bersama empat tokoh muda NU lainnya dinilai kurang bijak. “Ini persoalan tidak cukup bijak dalam situasi macam ini,” imbuhnya.
Hasan menambahkan, posisi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus saat ini masih berdiri bersama perjuangan masyarakat Palestina. Pilihan itu pun sejalan dengan komitmen seluruh dunia, serta kebijakan politik luar negeri Pemerintah Indonesia yang mengecam apa yang dilakukan Israel kepada Palestina.
“Pemerintah Kabupaten Kudus berdiri bersama perjuangan masyarakat di Palestina,” cetus Hasan.
Seperti diketahui, media sosial dan media massa dihebohkan foto lima tokoh muda NU bertemu Presiden Israel, seminggu lalu.
Di foto itu, Munawir Aziz terlihat berdiri mengenakan jas berpeci, bersama tokoh muda Nahdliyin lainnya
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?