Peserta Munas tersebut kata dia dibatasi hanya perwakilan posko wilayah di seluruh Tanah Air. Munas berlangsung seharian penuh dengan agenda internal penyampaian materi dan pemilihan pengurus. Tujuannya kata dia untuk merawat dan mengelola jaringan relawan.
“Kami sangat serius mengelola jaringan relawan dengan meletakkan Ideologi Jokowisme, yakni ideologi kebangsaan
yang mengandung nilai-nilai keteladanan kerja untuk rakyat. Kami juga tidak ingin relawan hanya menjadi pasukan hore tatkala ada pesta demokrasi," katanya.
Isnaini mengatakan, Munas menjadi momentum untuk mulai melakukan pergerakan riil di masyarakat. Munas menjadi periode penting untuk mewujudkan semua agenda AAJ ke depan.
“Fokus kami di perdesaan karena secara faktual 90 persen relawan kami ada di pedesaan. Tetapi di sinilah menariknya sekaligus menjadi tantangan kami di jajaran Pengurus Utama. Bagaimana bisa mewujudkan satu tatanan desa berdaya dan mandiri serta mampu mengikuti arus perkembangan. Tidak lagi menjadi desa urban," terangnya
Sumber: Tribunnews
Artikel Terkait
Bahlil Berani Tantang Mafia Impor: Demi Merah Putih, Nyawa Saya Korbankan untuk Swasembada Energi!
Luhut Tantang Bukti Saham Toba Pulp: Saya Jengkel, Justru Ingin Tutup Pabriknya!
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Ini Solusi Revolusioner Mereka untuk Hentikan Politik Uang
Menko Pangan Zulkifli Hasan Blusukan ke Wonosobo, Apa Hasil Tinjauan SPPG Kalikajar?