Dari ratusan orang yang hadir di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, ada nama Kartono yang merupakan eks narapidana terorisme. Selain itu, ada pihak lain yang mengaku sebagai eks anggota HTI dan eks anggota FPI.
Kartono merupakan eks napiter yang baru bebas pada 17 Agustus 2021 tahun lalu. Dia menjalani masa penahanan di Lapas Kelas 1 Tangerang sejak tahun 2018 silam.
Kartono mengaku bukan sebagai inisiator yang membikin acara deklarasi tersebut. Dia hanya mendapat undangan untuk menghadiri acara bertajuk "Mendeklarasikan Anies Baswedan Sebagai Presiden RI 2024-2029" pekan lalu.
Kartono mengatakan, ada sebanyak 20 eks narapidana terorisme yang hadir pada hari ini. Dia juga tidak menyangka akan bertemu pihak lain yang merupakan eks HTI dan eks FPI.
"Kalau saya pribadi, memang sebelumnya tidak menduga bakal ada kumpul dari eks napiter, eks FPI, atau HTI," ucap Kartono di lokasi, Rabu (8/6/2022).
Kartono mengatakan, hal yang membawa dirinya berkumpul di Hotel Bidakara adalah sosok Anies Baswedan. Menurut dia, orang nomor satu di Ibu Kota itu mampu membawa kebaikan jika terpilih sebagai presiden.
"Ketika Anies jadi RI 1 kebaikan itu akan dilanjutkan dalam skala yagg lebih luas. Bukan DKI tapi Indonesia. Jadi bukan karena ini FPI, ini HTI, atau apa lah. Siapa pun yang memperjuangkan kebaikan, kami dukung," jelasnya.
Kartono menampik ketika ditanya apakah dirinya merupakan inisiator. Dia mengaku mendapat undangan dan mengetahui sosok inisiator bernama Ustaz Anshori.
"Saya diundang, bukan inisiator. Kalau inisiator saya lupa namanya. Kalau tidak salah Ustaz Anshori. Dari kelompok mana, saya tidak tahu," beber dia.
Artikel Terkait
Partai Baru Hanya Kendaraan Pragmatis? Ini Bahaya Catch-All Party Tanpa Ideologi
SP3 Eggi-Damai: Strategi Rahasia Jokowi untuk Kuasai Peta Politik 2029?
SBY Beri Peringatan Mengerikan: Dunia di Ambang Perang? Ini Langkah Darurat yang Diserukan
Anies Baswedan Dapat Kartu Anggota 0001, Gerakan Rakyat Target Jadi Partai Politik 2026!