POLHUKAM.ID - Isi pantun Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam momen Retreat kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah menuai sorotan.
Pantun bukan sembarang pantun, pasalnya isi dari pantun tersebut diduga menyentil mantan partainya, PDIP.
Berikut isi dari pantun yang dibacakan Gibran saat Retreat kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang.
Anak Merajuk Matanya Merah
Bertemu Pak Raden Diberi Kedondong
Kalau sudah Jadi Kepala Daerah
Perintah Bapak Presiden Dipatuhi Dong
Secara tidak langsung Gibran secara terang-terangan menitip pesan tersirat, bahwa sudah seharusnya kepala daerah mematuhi perintah Presiden.
Konten yang diposting Gibran dalam akun tiktoknya @gibran_rakabuming itu sontak mengundang beragam komentar pro dan kontra dari netizen.
“Sehalus sutra cara wapres menyindir kepala daerah yang berasal dari Partai PDIP,” tulis akun @mas Wirrr.
“Kelas banget pantunnya, Megawati kepanasan dengar pantunnya mas wapres,” sahut @ALL82.
Artikel Terkait
Roy Suryo Bocorkan 3 Ancaman Serius untuk Rismon Usai Bersih-bersih Kasus Ijazah Jokowi
Susi Pudjiastuti Sindir Bahlil: Ketahuan Tak Pernah Masak! Ini Fakta di Balik Imbauan Matikan Kompor
Anies Baswedan Datang ke Cikeas Tanpa Undangan: SBY & AHY Bereaksi, Ini Motif Tersembunyi!
Buku Otak Politik Jokowi Segera Terbit: Riset Neurologi Ungkap Sisi Lain Jokowi?