RG juga menjelaskan bila Indonesia saat ini berada di kegelapan karena ulah ayah Gibran, Presiden RI ke-7 Jokowi.
Menurutnya, Gibran tak akan mampu menyelesaikan perselisihan politik.
"Artinya, itu ada di dalam kegelapan. Dan kegelapan itu disebabkan oleh ayahnya (Jokowi). Jadi mustinya ada semacam refleksi dari wapres bahwa ayahnya itu tetap jadi sorotan publik sebagai penyebab keadaan sekarang.
Orang melihat itu Gibran tidak mampu dan tidak berkapasitas menghasilkan ide untuk mengutuhkan bangsa ini yang disebabkan perselisihan politik, dengan Ibu Mega misalnya. Jadi jembatan konsesi politik tidak terbangun karena ketidakmampuan kapasitas menghasilkan ide.
Akibatnya apa, wapres terus disorot publik untuk dapat popularitas, tetapi bukan pada hal yang bersifat penemuan strategi," tambah Rocky Gerung.
Terkait persoalan banjir di Bekasi dan Sukabumi, Rocky Gerung menilai bahwa kunjungan ke korban sudah bisa dilakukan oleh kepala desa hingga menteri.
RG berpandangan, seorang wapres seharusnya lebih berpikir strategis.
"Yang tersorot hanyalah aktivitas fisik. Presiden dan wapres sebenarnya tidak perlu hadir di situ. Sudah ada lurah hingga menteri yang mengurus banjir misalnya. Ia seharusnya bisa membaca hal ini dan menghubungkan potensi terjadinya crack di dalam kabinet. Tapi itu tidak mungkin karena kita sama-sama tahu terdapat kapasitas yang kurang dalam wakil presiden, sehingga dipaksakan melalui manipulasi politik. Ini juga menjadi sorotan publik bahkan internasional," ucap Rocky Gerung. Pendapat RG soal Gibran tersebut viral setelah menuai ribuan komentar dari netizen.
👇👇
Video: KlikLink
[VIDEO LENGKAP]:
Sumber: Suara
Artikel Terkait
Anies Baswedan Datang ke Cikeas Tanpa Undangan: SBY & AHY Bereaksi, Ini Motif Tersembunyi!
Buku Otak Politik Jokowi Segera Terbit: Riset Neurologi Ungkap Sisi Lain Jokowi?
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?