Pemerintah, kata dia tak punya niat baik menjalankan pemerintahan sesuai nilai agama dan konstitusi.
“Saya tidak melihat ada niat baik. Betul-betul menjalankan negara berdasarkan nilai-nilai yang hidup di tengah masyarakat. Terutama nilai agama, nilai konstitusi yang diyakini, agar kemudian kita dalam menyelenggarakan negara sesuai dengan harapan bernegara,” imbuhnya.
Padahal, kata Feri, uang yang dikumpulkan di Danantara, bisa digunakan untuk banyak hal. Misalnya di sektor pendidikan.
“Kalau ternyata uang segitu banyak bisa dikumpulkan dengan sedemikian rupa. Menurut saya ya, banyak hal yang bisa dikerjakan,” terangnya.
Ia mencontohkan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang menjadi momok mahasiswa.
“Misalnya tiap tahun ada sumbangan ke kampus-kampus agar kemudian anak-anak tidak mampu bisa bersekolah dengan baik dan tidak diteror UKT,” pungkasnya.
👇👇
Sumber: Fajar
Artikel Terkait
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?