Menurut Catur, peristiwa itu mampu mengangkat popularitas dan elektabilitas Anies Baswedan hingga sekarang.
Selain itu, peneliti utama Indonesia Political Opinion (IPO) itu menilai Ganjar Pranowo tidak memiliki popularitas seperti Anies Baswedan pada 2017.
"Ganjar Pranowo popularitasnya masih di Jawa Tengah dan Jawa Timur sehingga posisinya berada di bawah Anies Baswedan," pungkasnya. (*)
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang