Puncak dari kemarahan Hercules tampaknya adalah ketika Gatot menyebut dirinya sebagai preman dan mempertanyakan arah negara karena keberadaan tokoh seperti Hercules.
“Kalau premanisme itu cukup Polsek aja, kalau Polsek gak mampu, Pak Kapolres turun. Kok Pak Gatot yang bicara ‘Negara macam apa ini, Hercules itu preman’. Saya bilang, kamu yang preman. Kamu itu bikin aksi sana, aksi sini, karena gak laku,” sindir Hercules.
Di akhir pernyataannya, Hercules mengajak Gatot untuk meredam ketegangan dan saling memaafkan.
“Minimal, Pak Gatot mengoreksi statement-statement itu dan saya juga menahan diri dan memperbaiki kesalahan saya. Kalau bisa kita saling memaafkan, mari kita saling memaafkan. Negara ini negara hukum. NKRI harga mati,” tandas Hercules.
TAGS
Sumber: VIVA
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang