Ia memastikan bahwa kondisi kulit Jokowi yang memerah bukanlah akibat dari penyakit autoimun atau gangguan serius lainnya, melainkan akibat reaksi alergi.
"Beliau sedang dalam masa pemulihan akibat alergi kulit," jelas Syarif, dikutip pada Rabu, 4 Juni 2025.
Ketika ditanya lebih lanjut, Syarif menambahkan bahwa gejala tersebut mulai muncul setelah Jokowi kembali dari kunjungan kenegaraan ke Vatikan pada 26 April 2025.
Kunjungan itu dilakukan dalam rangka menghadiri misa penghormatan bagi mendiang Paus Fransiskus.
"Ya, kira-kira begitu. Alerginya muncul setelah pulang dari Vatikan," terang Syarif tanpa merinci penyebab pastinya.
Syarif juga mengungkapkan bahwa Jokowi sebetulnya telah menerima undangan resmi untuk menghadiri upacara Hari Lahir Pancasila yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 3 Juni 2025.
Namun, karena kondisi kulit yang belum sepenuhnya pulih, Jokowi memutuskan untuk tidak hadir.
"Beliau diundang, tetapi karena masih dalam proses pemulihan, akhirnya tidak bisa hadir," ungkapnya.
👇👇
🤔🤔🤔🤔🤔🤔
. pic.twitter.com/nPzMlsXj5o
Sumber: AyoIndonesia
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?