Isu mengenai Ganjar Pranowo diambil oleh partai lain muncul seiring dengan berjalannya waktu menuju Pilpres 2024.
Meski begitu, Hasto tidak ingin ambil pusing. Dirinya mengingatkan bahwa partai politik tidak memiliki tugas membajak kader parpol lain demi tujuan kompetisi politik.
Sehingga dirinya yakin bahwa tidak akan ada partai lain yang berani menyentuh Gubernur Jawa Tengah tersebut untuk kepentingan Pilpres 2024.
Namun, Hasto menilai parpol bertugas menggembleng kader internal, agar siap menjadi calon pemimpin Indonesia.
"Partai punya tugas untuk menggembleng setiap anggota dan kadernya, bukan membajak kader dari partai lain," ujar Hasto di Jakarta, Jumat (10/6).
Artikel Terkait
Zulhas Gagal? Harga Minyakita Tembus Rp23.000, Ini Bukti Karut-marut Tata Niaga Pangan!
Harga Minyakita Melambung di Atas HET, Pengamat: Ini Bukti Kegagalan Zulhas Sebagai Menko Pangan
Seskab Teddy Bungkam saat Dihujat Amien Rais? Ternyata Ini Alasannya yang Mengejutkan!
Viral! Dandim Ternate Bongkar Alasan di Balik Pembubaran Nobar Film Pesta Babi – Ternyata Demi Ini