Isu mengenai Ganjar Pranowo diambil oleh partai lain muncul seiring dengan berjalannya waktu menuju Pilpres 2024.
Meski begitu, Hasto tidak ingin ambil pusing. Dirinya mengingatkan bahwa partai politik tidak memiliki tugas membajak kader parpol lain demi tujuan kompetisi politik.
Sehingga dirinya yakin bahwa tidak akan ada partai lain yang berani menyentuh Gubernur Jawa Tengah tersebut untuk kepentingan Pilpres 2024.
Namun, Hasto menilai parpol bertugas menggembleng kader internal, agar siap menjadi calon pemimpin Indonesia.
"Partai punya tugas untuk menggembleng setiap anggota dan kadernya, bukan membajak kader dari partai lain," ujar Hasto di Jakarta, Jumat (10/6).
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang