Pada pertemuan ini, Jesus Campo selaku perwakilan departemen teknik dan grassroot sempat memaparkan program periodisasi pengembangan sepakbola sejak usia muda hingga elite profesional.
Dirinya juga memaparkan sejumlah negara dari berbagai kontinental yang sudah bekerja sama dengan LaLiga terkait program pengembangan sepakbola.
“Terima kasih karena PSSI sudah membukakan pintu bagi kami LaLiga untuk bisa berdiskusi dan bertukar pikiran terkait program yang sudah kami lakukan dengan negara-negara lain. Ini menjadi kesempatan baik bagi kami untuk lebih mengenal sepakbola Indonesia secara khusus” tutup Ivan Condina selaku Managing Director APAC untuk Asia Tenggara, Jepang, Korea dan Australia.
Sumber: jpnn.com
Artikel Terkait
Erick Thohir Resmi Kuasai 100% Oxford United: Apa Dampaknya Bagi Masa Depan Klub dan Pemain Indonesia?
Dillon Danis vs Tim Khabib Meledak Lagi di UFC 322: Kronologi Lengkap Keributan yang Gegerkan MSG
Shin Tae-yong Dianggap Kunci Timnas, Netizen Serukan Erick Thohir Perpanjang Kontraknya
Gaji Fantastis Patrick Kluivert di Timnas Indonesia: Berapa Kompensasi yang Didapat Usai Dipecat?