BI: Kenaikan GWM Serap Likuiditas Perbankan Rp119 Triliun

- Kamis, 23 Juni 2022 | 22:40 WIB
BI: Kenaikan GWM Serap Likuiditas Perbankan Rp119 Triliun

Adapun pada Mei 2022, rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) masih tinggi mencapai 30,80% dan tetap mendukung kemampuan perbankan dalam penyaluran kredit. Insentif GWM Rupiah pada Juni 2022 meningkat dibandingkan bulan sebelumnya menunjukkan dukungan positif kredit/pembiayaan perbankan kepada sektor prioritas dan inklusif.

Sementara itu, dalam rangka koordinasi fiskal-moneter sebagaimana tertuang dalam Keputusan Bersama Menteri Keuangan dan Gubernur Bi yang berlaku hingga 31 Desember 2022, BI melanjutkan pembelian SBN di pasar perdana untuk pendanaan APBN 2022 dalam rangka program pemulihan ekonomi nasional sebesar Rp32,54 triliun (hingga 22 Juni 2022) melalui mekanisme lelang utama, greenshoe option, dan private placement.

Pada Mei 2022, likuiditas perekonomian juga tetap longgar, tercermin pada uang beredar dalam arti sempit (M1) dan luas (M2) yang tumbuh masing-masing sebesar 18,37% (yoy) dan 12,15% (yoy).

Sumber: matapantura.republika.co.id

Halaman:

Komentar

Terpopuler