Perseroan berkeyakinan kontribusi positif dari Olesan Coklat dan Susu Coklat pada kinerja keuangan langsung dapat dirasakan dalam waktu tidak lama. "Manajemen menargetkan pada tahun 2024 untuk bisnis Olesan Coklat dan Susu Coklat meraih minimum 3% dari Laba Kotor Perseroan tahun 2021," papar Ida Apulia Simatupang, Direktur Perseroan.
Sementara, bisnis utama Perseroan, yaitu segmen roti mass-produce, diyakini masih sangat prospektif. Tercermin pada kinerja 1Q/2022 dengan perolehan Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada Pemilik entitas induk sebesar Rp88,3 miliar atau setara dengan pertumbuhan 55,7% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.
Capaian cemerlang ini didukung strategi penambahan kapasitas produksi, perluasan jaringan distribusi, peningkatan produktifitas dan efisiensi operasional yang secara konsisten diterapkan oleh manajemen.
"Dalam menjalankan usaha, kami senantiasa berorientasi untuk menghadirkan produk yang halal dan berkualitas untuk semua anggota keluarga. Lebih dari itu, sinergi dari Olesan Coklat dan Susu Coklat akan makin memperkokoh posisi Sari Roti dan Sari Kue dalam Industri Makanan dan Minuman di Indonesia," tutup Arlina Sofia.
Sumber: jpnn.com
Artikel Terkait
Anwar Usman Bisa Saja Menyesal Karir Hancur Gegara Gibran
VIRAL Beredar Foto MABA Fakultas Kehutanan UGM 1980, Tak Ada Potret Jokowi?
Gibran dan Dua Rekannya Ditangkap Polisi terkait Dugaan Penggelapan Duit Rp 15 Miliar
Kejagung Sita Rupiah-Mata Uang Asing Riza Chalid