Sebelumnya, Hasto menyebut adanya tekanan yang diterima pihak TPN Ganjar-Mahfud di sejumlah daerah.
"Ya tekanan ada, apalagi ini juga berkaitan ya. Kalau kita lihat konstitusi saja bisa diintervensi, padahal lembaga yudikatif. Apalagi yang lain," ucap Hasto di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat, Sabtu (18/11).
Hasto menyebut salah satu bentuk tekanan yang diterima TPN yakni pencopotan baliho Ganjar-Mahfud di berbagai daerah.
Meskipun Hasto menyebut tekanan terjadi di berbagai daerah, hal ini justru memperkuat dukungan timnya.
"Buktinya rakyat memberikan dukungan. Ketika ada tekanan pencopotan baliho Pak Ganjar-Prof Mahfud, rakyat menyediakan rumahnya. Ini kan, the essence of people movement. Ini yang kemudian nampak berbeda dengan yang lain," pungkas dia.
Sumber: kumparan
Artikel Terkait
Anwar Usman Bisa Saja Menyesal Karir Hancur Gegara Gibran
VIRAL Beredar Foto MABA Fakultas Kehutanan UGM 1980, Tak Ada Potret Jokowi?
Gibran dan Dua Rekannya Ditangkap Polisi terkait Dugaan Penggelapan Duit Rp 15 Miliar
Kejagung Sita Rupiah-Mata Uang Asing Riza Chalid