Eks Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu memberi peringatan sekaligus pernyataan yang diklaimnya untuk menyelamatkan bangsa.
Menurutnya saat ini Indonesia berada dalam tahap waspada dan perlu adanya gerakan untuk penyelamatan.
Dimana, ada pihak yang menurutnya perlu untuk disingkirikan yaitu mantan Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Tak hanya Jokowi, menurutnya Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka juga perlu untuk disingkirkan.
Lewat cuitan di akun media sosial X pribadinya Said Didu memberi sindiran dengan menyebut ini sebagai paket hemat untuk menyelamatkan bangsa.
“Paket hemat selamatkan bangsa,” tulisnya dikutip Rabu (9/7/2025).
Ia menegaskan ada poin yang perlu dilakukan diantaranya mengadili Jokowi.
Kemudian lanjutkan isu untuk melakukan pemakzulan ke Wakil Presiden Gibran.
“Pertama, adili Jokowi. Kedua, makzulkan Gibran,” tuturnya.
👇👇
Paket hemat selamatkan bangsa :
1) Adili Jokowi
2) Makzulkan Gibran https://t.co/fPfNsVsmN0
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu DPR RI tidak memasukkan surat dari Forum Purnawirawan Prajurit TNI (FPPTNI) terkait usulan pemakzulan Gibran dalam agenda Rapat Paripurna ke-20 Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2024-2025.
Surat Forum Purnawirawan TNI terkait pemakzulan Gibran telah dilayangkan sejak 26 Mei 2025.
Itu ditandatangani Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, Marsekal TNI (Purn) Hanafie Asnan, Jenderal TNI (Purn) Tyasno Soedarto, dan Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto.
Sumber: Fajar
Artikel Terkait
Korupsi ke Sugar Baby: KPK Beberkan Modus Baru Pencucian Uang yang Bikin Sugar Baby Bisa Dipidana
Feri Amsari Dilaporkan Polisi! Apa yang Sebenarnya Dia Kritik Soal Swasembada Pangan?
Restorative Justice Berhasil! Status Tersangka Rismon Sianipar Dicabut, Ini Alasan Jokowi Memaafkan
Ketua Ombudsman Tersangka Korupsi Nikel: Ini Kronologi dan Modus Rp 1,5 Miliar yang Mengejutkan