KPK Didesak Segera Dalami Dugaan Transaksi Mencurigakan Rp349 Triliun di Era Sri Mulyani
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapatkan desakan kuat untuk segera mendalami laporan dugaan transaksi keuangan mencurigakan di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang terjadi pada era kepemimpinan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Desakan untuk Keterbukaan dan Kejelasan Hukum
Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al Washliyah (PP GPA), Aminullah Siagian, secara resmi meminta KPK melakukan klarifikasi dan investigasi mendalam terhadap dugaan transaksi senilai Rp349 triliun tersebut. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah spekulasi dan menegakkan hukum secara transparan.
"Kami mendorong KPK untuk melakukan pendalaman secara objektif dan profesional, termasuk meminta klarifikasi dari pihak-pihak terkait, termasuk mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani," tegas Aminullah dalam keterangannya, Senin, 5 Januari 2025.
Latar Belakang Laporan PPATK
Desakan ini merujuk pada informasi yang pernah diungkapkan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Laporan tersebut menyebutkan adanya pola transaksi keuangan mencurigakan dengan nilai akumulatif mencapai Rp349 triliun dalam kurun waktu 2009 hingga 2023 di lingkungan Kemenkeu.
Artikel Terkait
Rieke Diah Pitaloka Dipanggil KPK: Apa Peran Ketua Dewan Penasihat Bupati Bekasi dalam Kasus Ijon?
KPK Telusuri Aliran Dana Korupsi Bank bjb: Benarkah Mengarah ke Ridwan Kamil?
KPK Segera Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji Rp1 Triliun, Ini Nama-nama yang Dicekal!
Bripka AS Tersangka Pembunuh Mahasiswi UMM: Motif Sakit Hati & Ambil Rp10 Juta, Terancam Hukuman Mati!