Polhukam.id - Keluarga Brigadir Nopransyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J mencium bau kebohongan polisi perihal baku tembak dengan rekannya Bharada E di rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo, Jumat (8/7/2022).
Menurut keluarga, polisi mencoba mengaburkan fakta soal HP yang dibawa oleh Brigadir J.
Keluarga meyakini HP milik Brigadir J hilang setelah jenazahnya di bawa ke rumah duka di Jambi.
Sang ibu, sempat menanyakan di mana HP milik anaknya kepada polisi yang membawa jenazah Brigadir J.
“HP anak saya mana tanya ibunya pada polisi yang bawa jenazah. Kakak almarhum juga bilang kalau dia tahu persis HP adiknya itu ada tiga. Datang jenderal, dilimpahkan lagi ke penyidik. Katanya siap jenderal tidak ada HP,” kata ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat kepada wartawan, Sabtu (16/7/2022).
Menurut sang ayah, polisi tidak mendapati adanya HP milik Brigadir J.
Artikel Terkait
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?
Yaqut Cholil Qoumas Kembali ke Rutan KPK: Apa Hasil Pemeriksaan Kesehatan di RS Bhayangkara?