Pernyataan ini lantas membuat keluarga curiga terhadap polisi.
Mereka menduga polisi sengaja menghilangkan untuk kepentingan tertentu.
“Masa nggak ada HP. Memangnya di rumah jenderal itu ramai orangnya. Apa memang sengaja dihilangkan. Soalnya sebelum kejadian itu, kakak dan mamaknya masih komunikasi itu. Ada WA-nya juga. Mereka saling kirim chat. Beberapa menit sebelum kejadian, putus itu hubungan,” jelas Samuel.
Komunikasi terakhir dilakukan pada pukul 16.00 WIB. Tepat 1 jam sebelum kejadian.
Menurutnya, bisa saja HP tersebut menjadi petunjuk penting untuk mengusut kasus tembak menembak itu.
Sumber: poskota.co.id
Artikel Terkait
KPK Telusuri Aset Ridwan Kamil Hingga Luar Negeri, Benarkah Terkait Korupsi Rp222 Miliar Bank bjb?
Buni Yani Tantang KPK: OTT Gencar Tapi Tak Berani Usut Jokowi dan Keluarga, Kenapa?
Dalang Pencurian Emas 774 Kg Dibebaskan Jadi Tahanan Rumah, Ini Fakta Hukum yang Bikin Geram!
OTT KPK di PN Depok: Kejar-Kejaran Malam Gelap & Tas Ransel Rp850 Juta di Lapangan Golf