POLHUKAM.ID - Suami Puan Maharani menjadi sorotan sejumlah kalangan politik, karena diduga terlibat di kasus korupsi BTS 4G Kominfo.
Nama suami Puan Maharani sempat beredar di media sosial, tercantum dalam sebuah bagan perputaran korupsi yang menjerat Menteri Kominfo Jhonny G Plate.
Bahkan isu yang tengah beradar saat ini adalah aliran dana Rp 8 triliun dalam proyek BTS 4G Kominfo diduga masuk ke rekening Partai Politik (Parpol).
Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto membantah jika aliran korupsi Jhonny G Plate yang melibatkan sejumlah pihak itu, salah satunya suami Puan Maharani.
Hasto mengatakan bagan yang beredar itu sangat bertentangan dengan PDIP yang mendukung komitmen pemerintah dalam bersih-bersih 'oknum'.
Ia justru kembali membalikan bahwa kewenangan dan tanggung jawab anggaran proyek BTS 4G Kominfo, dikendalikan oleh kader Sekjen NasDem itu.
Menurut pengamat politik Rocky Gerung dalam video di kanal YouTube miliknya, coba membedah pernyataan Hasto yang membantah adanya keterlibatan suami Puan Maharani.
Rocky Gerung meyakini perkataan Menko Polhukam Mahfud MD yang menduga ada aliran dana yang masuk ke sebuah Parpol.
Secara umum Rocky Gerung menyebut kasus korupsi di Indonesia adalah sebuah jaringan.
Dari jaringan itu, uang hasil korupsi harus segera diamankan dan dibagi rata.
Artikel Terkait
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?
Yaqut Cholil Qoumas Kembali ke Rutan KPK: Apa Hasil Pemeriksaan Kesehatan di RS Bhayangkara?