Banyak sekali pembunuhan tanpa saksi yang melihat
Banyak sekali perkosaan tanpa saksi.
Banyak sekali pencurian tanpa saksi
Banyak sekali perampokan dengan pembunuhan tanpa saksi yang melihat.
Banyak sekali pencabulan anak tanpa saksi yang melihat.
Dan banyak selaku tersangka yang tidak mau mengaku, bahkan membangun cerita berbelit untuk menyangkal perbuatannya.
Maka dalam penyelidikan dikenal dengan Criminal Scientific Identification.
Dicari kesesuaian petunjuk dari alat bukti yang ada dalam rangka memenuhi unsur-unsur pasal yang disangkakan.
Kepada tersangka seringkali diminta untuk memberikan keterangan dengan sebenar-benarnya sesuai dengan perbuatan yang dilakukan dalam sebuah peristiwa pidana.
Kejujuran yang bersangkutan akan membantu meringankan dalam persidangan.
Pengingkaran akan memperumit dirinya karena penyidik akan merangkai dan membangun konstruksi peristiwa pidana berdasarkan kesesuai alat bukti yang ditemukan.
Kalau dalam semua pengungkapan kasus pembunuhan mensyaratkan harus ada saksi yang melihat, besok-besok tidak ada lagi Polisi yang mau mengungkap kasus, karena tidak ada saksi yang melihat.
"Apakah ini logika berpikir yang mau kita bangun?," tulis Krishna pada September 2016.
Sumber: disway
Artikel Terkait
Abdul Wahid Bongkar Kejanggalan Dakwaan KPK: OTT Rp800 Juta hingga Jatah Preman Tak Ada dalam Berkas!
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?