Terduga teroris tersebut diketahui telah menempati kontrakan selama sekitar satu setengah tahun, dengan profesi sebagai penjual kopi keliling.
Warga yang mengenalnya menyebut bahwa terduga teroris ini memiliki kepribadian baik dan sering memberikan sumbangan kepada kegiatan warga.
Meskipun tidak mengetahui secara pasti jumlah penghuni di dalam kontrakan, warga mengakui bahwa interaksi terduga teroris dengan warga sangat normal dan tidak mencurigakan.
Baca Juga: Viral Kasus Penemuan Mayat di FK Unpri, Kapolda Beri Penjelasan
"Interaksi sama warga juga normal saja, gak ada yang dicurigai," ujar warga tersebut.
Penggerebekan oleh Densus 88 cukup mengejutkan warga sekitar, karena mereka tidak menyangka bahwa terduga teroris tersebut memiliki afiliasi dengan jaringan terorisme.
"Kaget saja, karena kita nggak nyangka kalau di lingkungan kita ada hal itu," tambahnya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jangkauindonesia.com
Artikel Terkait
KPK Telusuri Aset Ridwan Kamil Hingga Luar Negeri, Benarkah Terkait Korupsi Rp222 Miliar Bank bjb?
Buni Yani Tantang KPK: OTT Gencar Tapi Tak Berani Usut Jokowi dan Keluarga, Kenapa?
Dalang Pencurian Emas 774 Kg Dibebaskan Jadi Tahanan Rumah, Ini Fakta Hukum yang Bikin Geram!
OTT KPK di PN Depok: Kejar-Kejaran Malam Gelap & Tas Ransel Rp850 Juta di Lapangan Golf