Kejadian ledakan di PT ITSS di Kabupaten Morowali hingga pukul 09.00 pagi tadi, sudah sekitar 35 orang yang menjadi korban. Bahkan diantaranya 12 orang dikabarkan meninggal dunia. Jumlah korban diperkirakan masih akan bertambah.
Beberapa tahun terakhir, perusahaan ini melebarkan sayapnya ke Indonesia terutama ke Morowali.
PT ITSS adalah perusahaan grup multinasional yang menuju era global.
Bisnis inti PT ITSS memproduksi dan menjual hasil peleburan nikel paduan, batang baja stainless, kawat, pipa baja seamless, pipa las, alat kelengkapan pipa.
PT ITSS merupakan produsen baja dan batang stainless steel terbesar di dunia. Komitmen Tsingshan Iron & Steel menciptakan produk stainless steel berkualitas tinggi, ramah lingkungan dengan biaya modal yang rendah, dan berjuang untuk kehidupan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat dunia. ***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: metrosulteng.com
Artikel Terkait
Abdul Wahid Bongkar Kejanggalan Dakwaan KPK: OTT Rp800 Juta hingga Jatah Preman Tak Ada dalam Berkas!
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?