Saat ingin diamankan, kata AKP Dading, Rahmadi bukannya takut, Ia justru makin melawan dan berusaha mendekati serta menyerang petugas.
Petugas terpaksa harus mundur beberapa kali, bahkan saat diberi tembakan peringatan, Ia tetap saja berusaha menyerang petugas.
“Sudah kita bujuk bahkan sampai kita berikan tembakan peringatan, tapi dia tidak takut.
Jadi tak mau ambil risiko, petugas kita akhirnya dengan terpaksa harus memberikan tindakan tegas terukur dengan menembak bagian lutut sebelah kanan.
"Baru setelah itu pelaku meletakan senjata tajamnya dan menyerah,” ucap AKP Dading.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: solusiharian.com
Artikel Terkait
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?
Yaqut Cholil Qoumas Kembali ke Rutan KPK: Apa Hasil Pemeriksaan Kesehatan di RS Bhayangkara?