Begaye Pontianak- Ketua DPC PDI Perjuangan Boyolali, Susetya Kusuma Dwi Hartanta, menyebut bahwa relawan korban dugaan penganiayaan oleh oknum anggota TNI mengalami trauma.
"Ada trauma yang dialami oleh korban," kata Susetya dalam konferensi pers di Kantor DPC PDI Perjuangan Boyolali, Minggu (31/12/2023).
Susetya mengatakan bahwa para korban masih mengalami ketakutan dan kecemasan. Mereka juga merasa trauma untuk kembali berkampanye untuk Ganjar Pranowo.
Baca Juga: Ada Apa Ini, PDIP Mendekati AMIN, Yuk Simak Bersama Yang Sebenarnya
"Mereka takut untuk kembali berkampanye," kata Susetya.
Susetya mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan pendampingan kepada para korban. Ia berharap agar para korban bisa pulih dari trauma yang dialaminya.
"Kami akan memberikan pendampingan psikologis," kata Susetya.
Baca Juga: PDIP Sebut Banyak Tekanan di Pilpres 2024, Ini Alasannya
Artikel Terkait
Abdul Wahid Bongkar Kejanggalan Dakwaan KPK: OTT Rp800 Juta hingga Jatah Preman Tak Ada dalam Berkas!
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?