Peristiwa dugaan penganiayaan tersebut terjadi di depan Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 0721/Boyolali pada Minggu (31/12/2023).
Tujuh relawan yang sedang membagikan selebaran dukungan untuk Ganjar Pranowo dianiaya oleh sekelompok orang yang mengaku sebagai anggota TNI.
Ketujuh korban mengalami luka-luka di kepala, wajah, dan badan. Mereka telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Baca Juga: Akhirnya Bobby Nasution dipecat PDIP
Polisi telah turun tangan untuk menyelidiki kasus tersebut. Mereka telah memeriksa sejumlah saksi dan korban.
PDI Perjuangan mengecam keras aksi penganiayaan tersebut. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, meminta agar oknum TNI yang terlibat diadili secara tegas.
"Kami mengecam keras aksi kekerasan yang dilakukan oleh oknum TNI kepada relawan Ganjar Pranowo," kata Hasto. "Kami meminta agar oknum TNI yang terlibat diadili secara tegas."
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: begayepontianak.com
Artikel Terkait
Abdul Wahid Bongkar Kejanggalan Dakwaan KPK: OTT Rp800 Juta hingga Jatah Preman Tak Ada dalam Berkas!
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?