Baca Juga: Dewan Pendidikan Prihatin Kasus Siswi Aborsi
Terpisah, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Nganjuk Roni Sya’roni meminta kepada semua orang tua untuk mengawasi pergaulan putra dan putrinya. Karena pergaulan bebas di kalangan pelajar semakin mengkhawatirkan. Salah satu buktinya adalah adanya laporan dugaan pemaksaan aborsi yang dilakukan pacar Bunga dan orang tuanya. Mereka meminta Bunga menggugurkan kandungannya setelah hamil di luar nikah. “Masalah ini adalah masalah serius yang harus jadi perhatian semua orang tua,” ujarnya.
Roni berharap, orang tua harus memperhatikan buah hatinya. Tidak hanya memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Sesibuk apapun orang tua tetap harus memperhatikan pergaulan anak,” ingatnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: radarnganjuk.jawapos.com
Artikel Terkait
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?
Yaqut Cholil Qoumas Kembali ke Rutan KPK: Apa Hasil Pemeriksaan Kesehatan di RS Bhayangkara?