MK juga menyambangi sejumlah media sebagai upaya menjemput masukan dan kritik yang konstruktif untuk memulihkan dan meningkatkan kepercayaan publik dimaksud. Menurutnya, upaya itu mencerminkan komitmen MK melakukan perbaikan.
“Namun, komitmen kuat itu tidak akan berarti apa-apa tanpa dukungan dari para mitra kerja, friends of the court, dan masyarakat pada umumnya. Besar harapan kami, semua pihak membantu Mahkamah Konstitusi untuk menjaga dan memperkuat kemerdekaan dan kemandirian kekuasaan kehakiman,” dia menambahkan.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: sinarharapan.co
Artikel Terkait
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?
Yaqut Cholil Qoumas Kembali ke Rutan KPK: Apa Hasil Pemeriksaan Kesehatan di RS Bhayangkara?