polhukam.id, Jakarta – Bareskrim Polri menangkap Putra Wibowo yang menjadi tersangka dalam kasus robot trading Viral Blast.
Putra telah menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak tahun 2022.
Kepala Unit 1 Subdirektorat 3 Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, AKBP Sentot Kunto Wibowo, mengonfirmasi penangkapan tersebut dan menyatakan bahwa PW saat ini sudah berada di Indonesia.
Baca Juga: Densus 88 Geledah rumah Terduga Teroris di Solo, Warga Terkejut: Dia Pedagang Aksesoris Telepon
Meskipun rinciannya belum diungkapkan, Sentot menyatakan bahwa PW, yang didakwa melakukan tindak pidana pencucian uang terkait perdagangan dan penipuan, akan dibawa ke Bareskrim Polri untuk penyidikan lebih lanjut.
Sentot menyampaikan informasi ini kepada wartawan dan menegaskan bahwa penangkapan PW terkait dengan kasus investasi bodong Viral Blast yang telah merugikan para anggotanya hingga Rp 1,2 triliun.
Artikel Terkait
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?
Yaqut Cholil Qoumas Kembali ke Rutan KPK: Apa Hasil Pemeriksaan Kesehatan di RS Bhayangkara?