Saat ditanya mengenai tanggapannya soal laporan tersebut, Yaqut hanya tersenyum dan enggan menanggapi pertanyaan dari awak media.
Ia beralasan, tidak elok menanggapi pertanyaan terkait laporan ke KPK karena sedang berada di acara Gerakan Kristiani Indonesia Raya (Gekira), salah satu sayap Partai Gerindra.
"Ini kita hormati acara partai dong. Kita hormati acara Gekira," kata Yaqut di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Sabtu (3/8).
Ketika kembali didesak oleh awak media terkait laporan ke KPK tersebut, Yaqut tetap bungkam dan mengatakan akan berbicara pada lain kesempatan.
"Nanti kita cari kesempatan lain ya," ujarnya sambil berjalan meninggalkan awak media.
Sebelumnya, Yaqut bersama Wamenag Rahmat Daisuki dilaporkan ke KPK terkait pelaksanaan haji 2024. Dalam laporannya, FPAK mengaku menemukan dugaan kejanggalan dalam pembagian kuota jatah haji tambahan.
Artikel Terkait
Polisi Gerebek Markas Judi Online Kamboja di Palembang, Gajinya Rp 7 Juta Sebulan!
Tantang APH: Bisakah Jokowi Diperiksa untuk Kasus Korupsi Minyak & Kuota Haji?
Skandal Rp 450 Triliun! Siti Nurbaya & Misteri Pemutihan Sawit Ilegal Terbongkar
Nadiem Makarim Bongkar Fakta Harga Chromebook di Sidang Tipikor: Rp10 Juta atau Rp5,8 Juta?