Di sisi lain, Kementerian BUMN menegaskan dukungannya terhadap langkah Kejagung dalam menuntaskan kasus ini.
"Kementerian BUMN mendukung penuh upaya hukum yang dilakukan oleh Kejagung," kata Juru Bicara Kementerian BUMN, Putri Violla.
Ia juga menyebut bahwa Erick Thohir telah merencanakan evaluasi tata kelola Pertamina guna memperbaiki sistem yang dinilai bermasalah.
Meski demikian, hingga saat ini, belum ada bukti konkret yang mengaitkan Erick Thohir dan Boy Thohir secara langsung dalam skandal tersebut.
Kejagung pun belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kemungkinan pemanggilan keduanya untuk pemeriksaan.
Publik pun masih menunggu langkah tegas Kejagung dalam mengusut skandal ini. Apakah lembaga hukum tersebut akan bertindak independen atau justru tunduk pada tekanan politik?
Satu hal yang pasti, transparansi dan keadilan menjadi tuntutan utama dalam mengungkap kebenaran di balik kasus korupsi yang mengguncang industri migas nasional ini.
Apa betul begitu?
—
Diduga Ada 'Tangan' Boy Thohir di Kasus Korupsi PT Pertamina Patra Niaga https://t.co/cbP0omdkyt
Sumber: GrahaNusantara
Artikel Terkait
Abdul Wahid Bongkar Kejanggalan Dakwaan KPK: OTT Rp800 Juta hingga Jatah Preman Tak Ada dalam Berkas!
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?