POLHUKAM.ID - Ada proyek besar di balik tudingan ijazah palsu Jokowi.
Hal ini dilontarkan politikus Ali Mochtar Ngabalin yang kini menjabat Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden.
Menurut Ngabalin, dirinya pernah menulis bahwa ijazah palsu Jokowi ini proyek uang besar yang sudah dilakukan bertahun-tahun.
"Orangnya itu-itu aja, ada Rismon, ada Ibu Tifa ada ibu siapa lagi tuh, berkali-kali, hanya itu saja itungan jarinya," ujar Ngabalin dikutip dari postingan video X Mr_R, pada Senin (2/6).
Sementara menanggapi tudingan Ngabalin, Rismon pakar digital forensik yang menggugat ijazah palsu Jokowi, langsung menantang Ngabalin.
"Ada orang pendana besar, tunjukkan dulu, jangan fitnah lainnya, tunjukkan ke saya, coba suruh PPATK (periksa)," kata Rismon.
"Masih punya kekuasaan kan kau, memeriksa rekening saya (PPATK). Kalau kau tuding gitu ada yang danai, bukan berarti saya ada yang danai," katanya.
Menurut Rismon dirinya hidup dengan idealisme termasuk saat ingin mengungkap kebenaran kepada masyarakat soal ijazah palsu Jokowi.
Dirinya membandingkan dengan Ngabalin yang mencari rezeki, Rismon pilih dengan cara yang lebih hormat.
"Saya jual buku di Amazon gitu loh, walaupun hidup saya tidak semewah kau, tapi saya hidup dari keringat saya sendiri. Bukan dari menjilat," tegas Rismon.
Sementara itu disebut Rismon, survey asli atau palsu ijazah Jokowi di kalangan mahasiswa di Solo, 98 persen nyatakan palsu.
Artikel Terkait
Abu Janda Cs Terancam Bui! 40 Ormas Islam Lapor Polisi, Publik Desak Proses Hukum Tanpa Pandang Bulu
Kasus Pemukulan Waketum PSI Berakhir Damai: Restorative Justice Jadi Jalan Tengah
Ijazah Jokowi Digugat Lagi ke PN Solo! Alumni UGM Ini Bongkar Misi di Balik Gugatan
KPK Bongkar Aliran Duit Panas DJKA ke Stafsus, Kini Menduga Mengalir ke Eks Menhub Budi Karya