WHO melihat detail sifat varian baru Omicron itu belum bisa dipastikan sifatnya.
Pimpinan teknis WHO untuk Covid-19 Maria Van Kerkhove mengatakan BA.4 dan BA.5 tampaknya tidak lebih menular atau mematikan daripada mutasi omicron asli sejauh ini.
Van Kerkhove menekankan perlunya mempertahankan sistem pengawasan genom yang "kuat" yang akan memungkinkan negara melacak dan menganalisis dua subvarian serta versi omicron sebelumnya.
"Ini masih awal, dan bisa meledak jika tak mendapatkan perhatian," kata Van Kerkhove melalui media sosial organisasi tersebut, Senin (13/6/2022).
"Kami terus memiliki kemampuan untuk melacak, kemampuan berbagi, dan kemampuan menganalisis sehingga kami dapat menjawab pertanyaan seperti ini," sambungnya.
Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Mohammad Syahril mengatakan bila pelonggaran masker masih dalam tahap evaluasi.
Artikel Terkait
Trump Tunda Lagi Serangan ke Iran: Deadline Baru 6 April 2026, Apa Strategi di Balik Perpanjangan 10 Hari Ini?
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang